Guys kebijakan ini beneran absurd dan paling tolol yang pernah di baut, Sekolah Online Buat Hemat BBM, Tapi MBG Tetap di Sekolah Logikanya Di Mana?
Pemerintah mau terapin sekolah online mulai April 2026 dengan alasan hemat BBM di tengah krisis energi akibat perang Iran. Oke, akal. Tapi kenapa yang dikorbankan pendidikan anak-anak? Industri besar, kendaraan komersial, dan konsumsi energi korporat yang jauh lebih boros itu ga disentuh. Yang paling gampang dikorbanin ya sekolah, karena murid ga bisa protes.
Yang paling absurd MBG tetap jalan dan pelaksanaannya di sekolah tanpa skema jelas gimana siswa yang harusnya belajar online bisa tetap dapet makanannya. Artinya orang tua harus tetap antar anak ke sekolah buat ngambil makan, padahal anaknya harusnya belajar dari rumah. Ngirit BBM katanya tapi orang tua malah bolak-balik tambah boros bensin.
Ini bukan kebijakan yang dipikirkan matang. Ini dua program pemerintah yang jalan sendiri-sendiri tanpa koordinasi dan rakyat kecil yang nanggung kekacauannya. Persis seperti yang dikatakan pengamat tambal sulam yang dipaksa terlihat rapi.
Kalau mau hemat energi, beresin dulu koordinasi antar kementeriannya. Jangan jadikan ruang kelas sebagai korban dari kebijakan yang ga sinkron. Anak-anak Indonesia udah pernah kehilangan dua tahun belajar waktu pandemi kita ga boleh ulangi kesalahan yang sama hanya karena negara gagal kelola energinya sendiri.